Cerita: CELANA DALAM SUAMIKU
Akhir-akhir ini aku melihat suamiku sangat aneh. Aneh dalam pengertian tingkah laku dan gelagatnya. Setahun menikah dengannya baru kali ini aku melihat keanehan pada dirinya.
Suamiku sekarang menjadi lebih lama kalau berada di dalam kamar mandi. Terkadang setelah aku gedor pintu kamar mandi, barulah dia buru-buru membuka pintu dengan rambut yang masih basah sambil menghanduki tubuhnya.
"Kok lama banget sih mas?" tanyaku kesal sambil masuk ke kamar mandi. Dia tidak menjawab, aku kemudian mengunci kamar mandi.
Itu keanehannya yang pertama untukku. Mandi lama. Keanehan yang lain, saat kami berdua menunaikan kegiatan suami istri. Dia selalu memberikan aku pakaian dalam model lingerie, setelah itu kami bercinta. Dia selalu puas, akupun demikian. Tapi setelah itu aku tidak menemukan lagi lingerie yang dia suruh pakai.
"Mas, kemana lingerie yang kamu berikan ke aku?" tanyaku penasaran, karena sudah beberapa hari ini aku tidak melihat dalam lemari pakaian kami.
"Lho, bukannya kamu yang nyimpan," jawabnya singkat. "Mungkin terselip saat mba Pur selesai mencucinya," dia menegaskan sambil wajahnya dipalingkan ke arah belakang rumah kami, Mba Pur adalah pembantu kami yang datang pagi pulang sore untuk mengerjakan pekerjaan rumah memasak, mencuci dan bersih-bersih rumah.
Aku sendiri untuk urusan pekerjaan rumah tidak terlalu ambil pusing, pekerjaanku di kantor terkadang sudah membuatku pusing dan terbawa ke rumah.
Itu keanehan kedua, memberiku lingerie saat bercinta. Keanehan yang lain, saat kami berjalan di mall, dia suka sekali ke counter pakaian dalam wanita. Jangan-jangan dia punya selingkuhan? Dia akan memberikan wanita selingkuhan dia pakaian dalam, tentu semua wanita akan senang menerima pakaian dalam dari seorang laki-laki seganteng suamiku. Aku mulai curiga.
***
Terus terang kecurigaan cukup beralasan, dari aku kenal dia, suamiku adalah tipe laki-laki romantis. Teman-temannya kebanyakan wanita. Aku mulai dibakar cemburu.
“Coba, kamu tanya baik-baik kenapa ada perubahan sikap dengan dirinya,” begitu nasehat seorang sahabat. Tapi aku malah makin yakin suamiku selinggkuh. Awas kalau dia selingkuh aku hajar dia, batinku geram.
Pada akhirnya, suatu sore di hari Minggu. Suamiku hanya memakai celana pendek sambil membaca Koran sore di ruang tamu sambil minum secangkir kopi buatanku. Tiba-tiba, entah kenapa cangkir kopi jatuh dari genggamannya. Suamiku langsung membungkuk untuk mengambil cangkir kopi yang jatuh di atas karpet.
Aku terkesiap, pinggul bagian belakang suamiku terlihat karena dia hanya memakai kaos oblong. Aku kaget setengah mati, aku melihat celana dalam suamiku berwarna pink dan berenda.
Aku berteriak. "Mas, kamu…..?"
Rupanya dia sadar dan berkata,"aku memang suka memakai celana dalam wanita." Datar sekali suaranya dan penuh penyesalan. Aku hanya mengusap kepalanya. Aku tetap sayang kamu mas, batinku sedih.***
P.S: Cerita ini pernah di posting di sebuah situs komunitas penulis dengan nama samaran
February 19th, 2008 at 7:32 pm
Haha..karena Ima belum punya suami, agak2 gak nyambung tapi ima liat agak2 kocak..ya udah…haha haha aja deh mas .
February 19th, 2008 at 8:53 pm
ini toh inspirasi dr obrolan itu?
hwahahaa.. jangan-jangan..???
ayo ngaku ayo..!!! :))
February 20th, 2008 at 5:21 am
Bam, kamu tuh kalau buat cerita suka di luar dugaan. Saya pikir cerita suami yang selingkuh, ternyata…. Hahahaha, jadi kebayang kamu yang jadi sang suami, pakai pink dan berenda.
February 20th, 2008 at 6:21 am
gak kaget sich pas baca pertama kali, coz aku pnh baca cerita yg ini dech mas, he he he he…. ternyata km toh yg nulis:-p :-p
February 20th, 2008 at 8:49 pm
ceritanya ringan,,cocok buat intermezo..tapi klo isinya …. No Comment deh gak tau belum punya pengalaman sih..
February 22nd, 2008 at 5:42 pm
jadi kesimpulannya hobreng atau ada kelainan jiwa ?
February 23rd, 2008 at 7:12 pm
Wakakak…
Kali ini cuman itu komen yang bisa saya berikan. Ud dulu ya, msh pengin ngakak neh kang. =))
February 11th, 2009 at 7:30 am
Aku adl suami yg mirip dng suami cerita diatas, tp krn cinta istriku maklum…